Home / Berita Umum / Transformasi Kampung Ambon Jadi Pusat Narkoba

Transformasi Kampung Ambon Jadi Pusat Narkoba

Transformasi Kampung Ambon Jadi Pusat Narkoba – Kepolisian mengatakan ada perubahan atau transformasi Kampung Ambon, dari yg semula pusat penjualan narkotik saat ini jadi pusat produksi narkoba.

Hal tersebut perihal dengan penemuan 18 kg bahan yg disangka utk buat narkotika atau prekursor dalam penggerebekan pada enam tempat tinggal di Kampung Ambon, Jakarta, oleh Polres Metro Jakarta Barat, Rabu (24/1) .

Kepolisian menahan enam orang yg disangka menyalahgunakan narkotika. Mereka merupakan Mike Junior (28) , Albert (24) , Mario (40) , Igus (31) dengan istrinya, Eka (25) serta seseorang wanita yg tengah memiliki kandungan. Sementara, yang memiliki pabrik melarikan diri.

Terkecuali prekursor, kepolisian juga mengambil alih 110 gr sabu, 9 butir pil inex, sebagian linting ganja.

” Bila dari berbahan ada, bermakna ada tanda-tanda mereka ingin buat. Kami masih tetap dalami dari tersangka yg diamankan, ” Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Suhermanto, Rabu (25/1) .

Kehadiran prekursor narkotik di Kampung Ambon adalah yg waktu pertama kalinya diketemukan oleh pihak kepolisian.

Terkecuali temukan beberapa bahan narkotik, polisi juga mengira tempat yg digrebek itu adalah pabrik narkoba. Sebab, tempat tinggal itu seperti telah disediakan utk menghadapi penggerebekan.

” Tempat tinggal ini telah didesain oleh pemiliknya kelihatannya ingin jadikan tempat pembuatan narkoba karna pintu belakangnya telah di buat pintu utk pelarian. Jadi di belakang ada pintu kecil waktu di buka dia ada kebun, ” papar Suhermanto.

Suhermanto mengira, omzet yg diperoleh pabrik itu capai Rp50 juta. Konsumen umumnya adalah remaja yg datang dari Jakarta serta lokasi kota-kota penyangga ibu kota.

Transaksi umumnya dikerjakan dengan segera. Kampung Ambon sediakan beberapa tempat seperti warung utk beberapa customer supaya sanggup segera nikmati narkotika itu.

(Transaksi) beberapa macam. Ada yg beli segera, ada pula yg memakai segera di situ. Umumnya di Kampung Ambon, dia seperti warung, beli di situ serta memakai di situ, ” ungkap Suhermanto.

Polisi sudah lakukan bermacam usaha utk menyingkirkan percobaan transaksi narkotika di Kampung Ambon. Usaha itu sudah dikerjakan sudah berjalan mulai sejak 2013.

Saat ini, kata Suhermanto, polisi masih tetap memasukkan Kampung Ambon menjadi lokasi riskan narkoba utk lokasi Jakarta Barat. ” Masih tetap masuk catatan merah, kami masih tetap lakukan penilaian, ” saya dia.

Terkecuali Kampung Ambon, kata Suhermanto, polisi juga mendeteksi Kampung Boncos menjadi kampung narkotika. Pihaknya juga sudah seringkali lakukan kerjaan utk kurangi peredaran narkotika di area itu.

” Untuk komunitas pemakai narkotika tahunya cari narkoba yg mudah di Kampung Boncos serta Kampung Ambon, mereka pastinya tahu, ” tutupnya.

Berdasar pada data yg dikumpulkan, mulai sejak lama kepolisian lakukan penggrebekan di Kampung Ambon.

Misalnya pada periode operasi 1 Juni 2012 sampai 14 September 2013 yang lalu, terdaftar ada sepuluh kali razia yg dikerjakan di Kampung Ambon.

Terdaftar, sejumlah 57 bandar ditahan, 122 orang direhabilitasi di Tubuh Narkotika Nasional serta 136 orang dipulangkan karna tdk penuhi unsur pidana.

About admin