Home / Berita Umum / Polisi Himbau Kepada Pemudik Agar Tidak Memakai Pikap

Polisi Himbau Kepada Pemudik Agar Tidak Memakai Pikap

Polisi Himbau Kepada Pemudik Agar Tidak Memakai Pikap – Polisi akan tidak memberi toleransi buat orang yang manfaatkan pikap serta mobil barang yang lain jadi angkutan wisata di Jakarta kala Lebaran.

Kepala Sub Direktorat Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Muhammad Nasir mengemukakan polisi bakalan menindak siapa saja yang jadikan mobil barang jadi alat angkut penumpang di Jakarta.

“Telah didapati, dimana yang namanya mobil barang kegunaannya bukan buat orang,” kata Nasir kala dihubungi, Jumat (7/6).

Dia mengemukakan buat lokasi tidak hanya Jakarta, atau wilayah perbatasan mungkin merubah guna kendaraan barang jadi mobil penumpang telah wajar. Perihal ini memang dibolehkan atas izin pemda.

Akan tetapi buat Jakarta, Nasir mengemukakan hal semacam itu dilarang.

“Namun jika Jakarta tak ada toleransi lantaran ini kota metropolitan,” ujar ia.

Pada peristiwa lebaran seperti sekarang Nasir mengemukakan petugas di lapangan tentu bakalan mencegat tiap-tiap mobil barang yang ketahui mengusung orang kala liburan di Jakarta.

Oleh petugas, dia mengemukakan orang dapat ditegur, karena pemakaian mobil barang jadi angkutan orang dipandang membahayakan.

“Apabila saat ini ada (yang memakai pikap), mungkin telah ada perbuatan. Namun tak tilang dahulu, peringatan supaya tak bawa orang pada kendaraan itu,” kata Nasir.

Tertuang dalam Undang-Undang Nomer 22 Tahun 2009 Mengenai Lalu Lintas serta Angkutan Jalan ayat 4 jika angkutan barang memang tak diperbolehkan bawa penumpang.

Tetapi ada banyak pengecualian yang membiarkan angkutan barang dimanfaatkan jadi kendaraan penumpang. Pertama rasio kendaraan bermotor buat angkutan orang, situasi geografis, serta prasarana jalan di propinsi, kabupaten atau kota belum mencukupi.

Pengecualian yang lain adalah buat mobilisasi atau kursus TNI-Polri, serta kebutuhan lain berdasar pada pertimbangan kepolisian serta Pemerintah Wilayah. Hal semacam itu tersebut pada Peratutan Pemerintah Nomer 74 Tahun 2014 Mengenai Angkutan Jalan.

Sesaat Kasus 303 UU Lalu Lintas mengatakan jika tiap-tiap orang yang mengendarai mobil barang buat mengusung orang, akan tetapi tak sama dengan Kasus 137 ayat (4) bakalan dipidana dengan kurungan paling lama sebulan atau denda terbanyak Rp250 ribu.

About penulis77