Home / Berita Umum / Melihat Keseruan Tradisi Keresan Warga Mojokerto Peringati Maulid Nabi

Melihat Keseruan Tradisi Keresan Warga Mojokerto Peringati Maulid Nabi

Melihat Keseruan Tradisi Keresan Warga Mojokerto Peringati Maulid Nabi – Penduduk Dusun Mengelo, Desa/Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto punyai rutinitas teristimewa untuk memperingati maulid Nabi Muhammad SAW. Namanya Keresan. Seperti apakah keseruannya?

Rutinitas ini diawali terlebih dulu dengan pawai keliling kampung serta pengajian umum di masjid Dusun Mengelo. Tetapi sebagai konsentrasi khusus dalam rutinitas ini yaitu dua pohon kersen (keres dalam bahasa Jawa) yg ditancapkan ditengah jalan desa pas di samping timur masjid.

Ke-2 pohon yg daunnya udah kering itu lalu dipenuhi oleh beragam barang, dimulai dari pangkal pohon yg dikelilingi kelapa muda serta nanas. Sampai sisi rantingnya yg sarat dengan busana, topi, sepatu, sandal serta sayur terung.

Belumlah selesai doa dilantunkan, beberapa ratus orang yg bergabung di tempat serentak menyerang ke-2 pohon kersen. Tidak cuma golongan pria, anak-anak sampai ibu-ibu ikut tidak pengen tertinggal berebutan beragam hadiah di pohon kersen.

Tidak dikit dari penduduk yg nekat memanjat pohon kersen sampai sejumlah rantingnya patah. Tidak pelak beberapa orang terjatuh dari pohon itu. Untuk memperoleh sebanyak banyaknya busana serta barang mempunyai nilai yang lain, mereka melupakan keselamatan.

Diantaranya Ngatemi (57). Wanita berhijab ini turut berjubel dengan beberapa ratus penduduk yang lain cuma untuk memperoleh terung gratis. Dia mengakui udah kedua kalinya ikuti rutinitas ini.

“Pengen saya masak kare sama tahu besok. Tidak takut (turut rebutan), puas,” kata Ngatemi pada wartawan di tempat, Selasa (20/11/2018).

Lainnya perihal dengan Muhammad Zainuri. Dari rutinitas keresan kesempatan ini, dia memperoleh banyak ‘hadiah’, dimulai dari sepatu, sandal, topi, nanas sampai kelapa muda.

“Udah tiap-tiap tahun saya turut keresan. Ini akhirnya pengen saya untuk ke rekan-rekan,” katanya.

Tidak sampai 30 menit, beberapa ratus busana, sandal, sepatu serta barang mempunyai nilai yang lain di ke-2 pohon kersen habis diambil penduduk. Bahkan juga banyak yg jatuh dari pohon. Mujur mereka cuma alami luka-luka lecet.

Sekretaris Panitia Keresan Dusun Mengelo Taufik menuturkan, rutinitas ini diadakan tiap-tiap tahun mulai sejak era leluhurnya. Keresan ini pentingnya untuk menyemarakkan peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW.

“Pohon keres itu kan ranting, daun serta buahnya banyak. Filosofinya kalaupun diperlukan rutinitas Maulid Nabi, kami berharap rizki penduduk Mengelo selalu berbuah tidak ada putusnya, ke depan anak turun kami rezekinya banyak,” terangnya.

About admin