Home / Berita Umum / Lakukan Pungli, 2 Polisi Terancam Akan Dipecat

Lakukan Pungli, 2 Polisi Terancam Akan Dipecat

Lakukan Pungli, 2 Polisi Terancam Akan Dipecat – Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa membenarkan dua anggotanya prediksi memeras turis asing dan juga videonya pun viral di media sosial. beliau menuturkan kedua personel polisi itu telah dipindahtugaskan ke Polres Jembrana.

jika itu sebenarnya akurat personel kita. dan juga itu yang bersangkutan bertugas di Polsek Pekutatan saat ini kita sudah melakukan kontrol, mengambil informasi untuk proses lebih lanjut. Keduanya win88bet.org anggota Polsek Pekutatan, Polres Jembrana. Tindakannya yang jelas kita ketika ini sudah mutasikan yang bersangkutan ke polres pada rang riksa. hanya nanti buat tanda itu ada prosedur sidangnya, katanya saat dikonfirmasi, Kamis (20/8).

Adi menekankan pihaknya enggak segan-segan menangani tegas anggotanya yang melakukan pelanggaran. Adi mengucapkan, kedua anggotanya itu bakal diberi denda pantas sistem sidang.

mampu ke tertib dan bisa ke jemaah tanda etik. Dari rapat isyarat etik itu tampaknya dapat dikeluarkan dari Polri, sambungnya.

dia menginformasikan kedua anggota itu mengakui kalau peristiwa itu terlahir pada 2019 lalu. tapi, belum terdapat informasi polisi yang diperoleh. biar demikian, Adi menandaskan selalu bakal menindaklanjuti kasus itu.

jika turis Jepang nya ini kan tak buat laporan. Kita baru dapet viral dari medsos langsung kita tindaklanjuti. pada pengamatan di penekanan, ujarnya.

Adi mengutarakan, dua komponen tersebut yaitu Aipda MW dan Bripka PJ. peristiwa itu di laluan Denpasar-Gilimanik, wilayah Pekutatan. dirinya mengimbau supaya para turis melapor Agen Taruhan Bola jika kondisi itu terulang kembali.

Jadi jikalau masyarakat positif itu WNI maupun WNA, yang sedang mendapati razia di rute agar senantiasa mengindahkan aturan-aturan yang terdapat. sekiranya melanggar salah satu pasal, di situ terdapat sistem yang sah, seperti halnya diserahkan surat tilang serta lainnya. Istilahnya seandainya ada gejala polisi buat menerapkan penindasan, maupun menyuruh sebuah keadaan dalam wujud uang dalam nominal yang banyak, benar tidak boleh diiyakan. Itu kan terdapat mekanismenya. Yang nyata kita tindak tegas. Kita tidak akan menutup-nutupi, pungkasnya.

Di di video yang beredar, awalnya sang perekam mengakui berasal dari Jepang dengan mengemudikan sepeda motor dan diberhentikan oleh komponen polisi tersebut. seterusnya, anggota polisi itu mulai memeriksa kesemestaan warkat motor warga asing itu.

komponen polisi itu menyebutkan surat-surat si pengemudi lengkap. akan tetapi, ketika itu lampu motor anggota depan mati dan juga harus dikenai pinalti. kemudian, dengan mengenakan bahasa Inggris personel polisi itu mengabulkan akan menunjang masyarakat asing itu dan juga menyuruh uang sebesar Rp 1 juta buat uang penalti.

selanjutnya, masyarakat asing itu mengasih uang sebesar Rp 100. 000 melainkan anggota polisi itu kembali memastikan bahwa dia memohon Rp 1 juta. akan tetapi, pengemudi asing itu ujungnya mengasih uang sebesar Rp 900. 000.

seusai mengantongi uang itu, personel polisi mulai menghitung jumlahnya dan juga Rp 900. 000. ia pun menuturkan kalau jumlah itu sudah cukup dari permohonan awal senilai Rp 1 juta dan anggota polisi itu pun beranjak pergi.

Video itu diunggah oleh akun YouTube bernama Style Kenji pada 30 Desember 2019 lalu Judi Slot Joker123 dan juga berdurasi 3 menit 16 detik.

About admin