Berita Bola

Cedera Parah Rafinha Memaksa Barcelona Datangkan Pemain Baru

Cedera Parah Rafinha Memaksa Barcelona Datangkan Pemain Baru – Barcelona bisa jadi tidak miliki gagasan untuk menghadirkan pemain Januari kelak. Tetapi, cedera kronis Rafinha memaksa Los Cules mesti buka dompetnya.

Agen Judi Bola

Barca termasuk juga salah satunya team yang aktif di bursa transfer musim panas kemarin. Mereka habiskan uang lebih dari 100 juta euro untuk menghadirkan beberapa pemain seperti Arthur Melo, Malcom, Clement Lenglet, serta Arturo Vidal.

Ditambah scuad yang telah gemuk semenjak musim kemarin dimana beberapa pemain top ada disana, sebenarnya itu cukup sudah untuk membawa club bertanding sampai akhir musim. Tetapi, gagasan tinggal gagasan sebab Barca mesti juga turun ke bursa transfer Januari kelak.

Itu karena cedera kronis yang menerpa Rafinha saat ligamen lututnya mesti di operasi serta akan mangkir panjang. Tidak hanya Rafinha, Barca ikut kehilangan Sergi Roberto yang alami cedera hamstring. Belum juga Luis Suarez ikut alami permasalahan di lutut kanannya.

Walau Rafinha hanya pemain pelapis serta baru bermain delapan kali, tetapi dialah yang dihandalkan oleh pelatih Ernesto Valverde saat Lionel Messi berhalangan seperti waktu kapten Barca itu mangkir tiga minggu sebab cedera patah tangan.

“Hal tersebut tengah kami analisis,” tutur Valverde saat di tanya masalah kesempatan Barca menghadirkan pemain baru alternatif Rafinha.

“Cedera ini mengagetkan kami sebab hasilnya. Ia menyelesaikan pertandingan kontra Atletico, lantas kami kami baru temukan permasalahannya pada hari Minggu,” sambungnya.

“Kami mesti lihat semua peluang dahulu. Bursa transfer Januari tinggal sesaat kembali, jadi kami mesti lihat kondisinya seperti apakah serta apakah yang perlu dikerjakan,” tutupnya.

Barca sebetulnya tidak butuh beli pemain baru mengingat mereka masih tetap miliki Carles Alena serta Denis Suarez, pemain senior yang minim jam terbang. Sesaat, dari Barca B ada Riqui Puig, Alex Collado, Monchu, serta Oriol Busquets.

Show More
Back to top button
Close