Santiago Solari Alami Kepahitan Di Leg Ke-2 Liga Champions

Real Madrid tersisih dari Liga Champions untuk pertama-tama selesai tiga musim. Toni Kroos menilainya menjadi perihal yang lumrah selesai cetak prestasi tidak normal.

Waktu melayani Ajax pada leg II 16 besar Liga Champions, Rabu (6/3/2019) dini hari WIB, Madrid menerima kekalahan 1-4. Mengakibatkan, team bimbingan Santiago Solari tersisih dari Liga Champions dengan sebab kalah agregrat 3-5.

Madrid tutup hanya satu kesempatan untuk mencapai trofi diakhir musim. Di Copa del Rey, Madrid telah didepak Barcelona. Sesaat di Liga Spanyol telah ketinggalan jauh di klassemen. Madrid tempati tempat ke-3 dengan koleksi 48 point, berjarak 12 point dari Los Cules.

“Lumrah untuk anda melakukan tahun yang jelek. Yang tidak normal ialah apakah yang kami raih dalam tiga tahun paling akhir. Kami pun kesusahan serta melakukan beberapa pertandingan bagus musim ini,” kata Kroos di Marca.

Kroos mengutarakan begitu kecewanya Madrid dengan hasil akhir pertandingan dengan Ajax. Patut saja, Madrid adalah juara Liga Champions dalam tiga musim paling akhir.

Walau demikian, pemain Jerman itu masih memuji untuk team bimbingan Erik ten Hag.

“Kami sedih, tetapi saya fikir Ajax adalah team terunggul pada hari ini. Mereka pun lebih baik di leg pertama. Benar-benar susah, tetapi kami mesti terima jika mereka wajar tembus set perempatfinal,” kata eks pemain Bayern Munich itu.