Perkosa Keponakan Hingga Hamil, Kakek di Malang Diamankan Polisi

Perkosa Keponakan Hingga Hamil, Kakek di Malang Diamankan Polisi – JS (68) ditangkap polisi lantaran perkiraan asusila. Pemeran awal kalinya diadukan lantaran menghamili keponakan sendiri. Tindakan itu dilaksanakan sejak mulai 2012 lalu.

JS penduduk Tumpang, Kabupaten Malang, itu cuma tertunduk malu disaat didatangkan penyidik atas pengungkapan perkara asusila yg di lakukannya. JS gak menyangkal disaat penyidik bertanya tindak pemerkosaan sampai menimbulkan korban hamil. Korban yg saat ini berumur 15 tahun, udah melahirkan bayi hasil tindakan bejat pemeran.

Kasat Reskrim Polres Malang AKP Adrian Wimbarda memaparkan pengungkapan perkara ini berasal dari laporan warga. Pihaknya lantas menindaklanjuti dengan mengerjakan pengumpulan bukti-bukti, beberapa saksi diminta info termasuk juga korban.

Dalam penyelidikan tersingkap, tindakan bejat pemeran di mulai sejak mulai 2012. Kala itu. Mulai saat itu korban dikira berkali kali diperkosa oleh pemeran.

” Awal peristiwa tahun 2012. Modusnya pemeran membawa korban ke tempat tinggalnya, tempat tinggalnya bersisihan dengan rumah nenek korban, dimana korban tinggal setiap harinya, ” kata Adrian.

Situasi rumah yg sepi meringankan pemeran melampiaskan nafsu bejatnya. ” Korban hamil serta udah melahirkan, tempat peristiwa awal dalam rumah pemeran, berasal pemeran membawa korban ke tempat tinggalnya tahun 2012 terus, sehabis mencabuli, korban dikasih uang Rp 5 serta hingga Rp 200 ribu setiap waktu usai diperkosa, ” jelas Adrian.

Korban gak berkemampuan. Ke dua orang tuanya yg tengah kerja gak bisa diminta pemberian buat menghindar dari tindakan bejat pemeran. Tidak hanya itu, pemeran kerapkali melayangkan ultimatum, biar korban gak cerita.

” Pemeran senantiasa mengintimidasi korban, dengan maksud biar gak narasi terkait tingkah lakunya, ” tegas Adrian.

Polisi menangkap pemeran dengan Undang-Undang Perlindungan Anak Clausal 81 dengan ultimatum hukuman maksimum 15 tahun penjara.