Home / Indonesia / Pengembang Belum Tertarik Bangun Kawasan Baru Karena Ekonomi Masih Lesu

Pengembang Belum Tertarik Bangun Kawasan Baru Karena Ekonomi Masih Lesu

Pada tahun 2016 ini, pertumbuhan ekonomi di Indonesia masih bisa dikatakan melambat sama seperti tahun sebelumnya. Hal ini tentu memberikan dampak negatif bagi sektor properti karena parapengembang enggan untuk melakukan pembangunan properti.

Melambatnya ekonomi memaksa enggan menunda peluncuran proyek baru mereka, karena takut kalau antusias masyarakat masih belum maksimal. Khusus untuk properti dalam jumlah besar atau township development  sejauh ini cuma bisa dilakukan oleh para pengembang yang berkantung tebal. saja.

“Daerah baru mungkin tak ada di tahun 2016 ini, sebab kondisi globalnya memang masih belum bagus, harga minyak masih naik turun sehingga banyak sekali bisnis makro ekonomi yang juga ikut turun harga,” kata Utami Prastiana selaku Director of Economics and Planning Design+Planning PT Aecom Indonesia,saat ditemui di kantornya, Jakarta, hari Jumat (3/6/2016) siang ini.

Di tahun 2015 kemarin, Utami mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi Tanah Air ditutup di angka 4,7 persen. JUmlah ini terbilang masih rendah ketimbang peningkatan di tahun-tahun sebelumnya. “Untuk bergerak ya lumayan susah, banyak pengembang yang belum mampu jualan produk mereka. Jadi, mereka hanya fokus untuk penjualan proyek yang masih ada saja,” tambah Utami.

About admin