Home / Uncategorized / Pecat Jika Pegawai Ada Yang Ikut HTI

Pecat Jika Pegawai Ada Yang Ikut HTI

Pecat Jika Pegawai Ada Yang Ikut HTI – Bupati Tulungagung Syahri Mulyo mendata pegawai yang terindikasi turut pergerakan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) . Pegawai yang dapat di buktikan ikut serta HTI akan dijatuhi hukuman andaikata tidak ingin meninggalkan aktivitasnya.

Menurut Syahri Mulyo pendataan dikerjakan dengan keluarkan instruksi pada semua kepala unit kerja piranti daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung. “Kami minta kepala dinas serta kepala area melapor andaikata ada PNS sebagai anggota HTI, ” kata Syahri Mulyo, Sabtu 29 Juli 2017.

Pendataan ini, menurut Syahri, dikerjakan jadi tindak lanjut atas terbitnya Ketentuan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu) Nomor 2 th. 2017 perihal Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) . Perpu itu dengan tegas menyebutkan HTI jadi organisasi massa terlarang dikarenakan bertentangan dengan Pancasila.

Meski berlaku tegas, Syahri Mulyo juga akan akan masih mengutamakan usaha persuasif pada aparaturnya yang didapati ikut serta aktivitas HTI. Mereka juga akan disuruh meninggalkan organisasi itu, sebelumnya menjatuhkan hukuman kepegawaian yang ditata oleh Kemenpan. “Pemkab Tulungagung akan tidak berikan area PNS yg tidak pro-NKRI, ” tuturnya.

Menurut info ada satu anggota HTI yang bekerja di Tempat tinggal Sakit Umum Daerah dr Iskak Tulungagung. Tetapi Kepala Bagian Service serta Humas RSUD dr Iskak, Mohamad Rifai, mengakui belum juga memahami kebenaran info yang mengedar itu. “Sejauh ini belumlah ada info masalah itu dirumah sakit kami, namun juga akan kami tindak lanjuti, ” kata Rifai.

Ketua Pergerakan Pemuda Ansor Kabupaten Kediri Munasir Huda memohon warga mewaspadai metamorfosis pergerakan HTI di lapangan. Selesai penerbitan Perpu nomor 2 th. 2017, beberapa anggota HTI tidak sekali lagi membuktikan bukti diri mereka. “Kini mereka membaur jadi umat Islam umum meskipun masih lakukan propaganda, ” kata Huda

About admin