Obesesi Besar Membuat Dwi Hartanto Melakukan Kebohongan

Obesesi Besar Membuat Dwi Hartanto Melakukan Kebohongan – Beberapa waktu terakhir, kita dapat belajar dari problem yang melibatkan Dwi Hartanto, Mahasiswa S3 Technise Universiteit Delft di Belanda, yang telah disebut-sebut jadi ” Penerus Habibie ” karna prestasinya di bagian aeronautika. Dwi mengakui sudah berbohong atas prestasi-prestasinya itu.

Tingkah laku berbohong sendiri sebenarnya yaitu suatu hal yang keluar dari dorongan psikis seorang. Baik yang diakui atau tidak, kebohongan banyak typenya. Diantara yang berkaitan dengan hasrat memperoleh pernyataan lebih yaitu megalomania.

Megalomania di ambil dari bhs Yunani, yang bermakna ” obsesi besar ” . Diambil dari situs Lifepersona, megalomania yaitu keadaan psikologis berkaitan timbulnya obsesi atau imajinasi seorang dalam satu diantara segi pribadi, seperti kecerdasan, kemampuan fisik, keberuntungan, asal mula sosial, serta project besar yg tidak realistis.

Megalomania pertama kalinya dikenalkan kedalam dunia psikologi serta psikiatri oleh Sigmund Freud. Paka saraf asal Austria menyebutkan kalau megalomania yaitu sisi dari ciri masalah mental enteng pada seorang dewasa, yang dimanifestasikan dari akumulasi pengalaman di masa kanak-kanak.