Home / Uncategorized / Menentang Kehadiran Pancasila Yang Diputuskan Menjadi Basic Negara Indonesia

Menentang Kehadiran Pancasila Yang Diputuskan Menjadi Basic Negara Indonesia

Menentang Kehadiran Pancasila Yang Diputuskan Menjadi Basic Negara Indonesia – Kantor Agama Balikpapan Kalimantan Timur membetulkan ada beberapa guru agama yang mengajarkan mengetahui anti Pancasila. Beberapa guru itu belum pula mengantongi kompetensi belajar mengajar.

“Mereka menanamkan materi pelajaran agama yang bertentangan dengan Pancasila, ” kata Kepala Kantor Agama Balikpapan, Hakimin Pattang, masalah guru yang mengajarkan mengetahui anti Pancasila, Selasa, 18 Juli 2017.

Hakimin mengemukakan, sebagian besar pengajar agama ini tidaklah beberapa guru agama Islam yang telah mengantongi sertifikasi dari Kantor Agama Balikpapan. Lebih dari satu salah satunya yaitu beberapa sukarelawan pegawai negeri sipil (PNS) yang berinisiatif pribadi mengajar agama Islam di sekolah Balikpapan.

“Karena tidak butuh dibayar, sekolah puas bahagia saja, tetapi selanjutnya materi yang diungkapkan tdk sama sesuai peraturan, ” kata dia.

Dalam lebih dari satu persoalan, Hakimin sebutkan, beberapa guru agama sukarelawan ini mengupayakan menguasai sistem belajar mengajar siswa di satu sekolah. Guru agama Islam yang resmi telah mengingatkan ajaran mereka yang tidak mematuhi peraturan agama serta negara. ” Bahkan juga mereka menyalahi guru agama kami. Dia (guru agama dari luar) mengatakan, oh itu tak benar, agama bukan hanya mirip itu dan lain-lain, ” katanya.

Hakimin mendapatkan ada lebih dari satu guru agama di SMP serta SMA Balikpapan mengajarkan mengetahui anti Pancasila. Mereka memohon Dinas Pendidikan Balikpapan tempatkan guru agama sama sesuai kompetensi keahliannya.

Tidak cuman itu, Hakimin memohon pihak sekolah selektif dalam terima tenaga pengajar beberapa siswa siswanya. Beberapa guru guru mesti mengantongi sertifikasi sistem belajar mengajar sama sesuai bidangnya masing masing.

Pemerintah Kota Balikpapan mendapatkan dua guru agama sekolah negeri setempat yang menyebarkan mengetahui anti Pancasila. Mereka menentang kehadiran Pancasila yang diputuskan menjadi basic negara Indonesia. “Sementara ini ada dua guru yang mengajar agama di salah satunya sekolah negeri Balikpapan, ” kata Kepala Dinas Pendidikan Balikpapan, Muhaimin.

About admin