Home / Berita Umum / Gudang di Kudus Terbakar, Ratusan Gulung Kertas Bernilai Puluhan Juta Ludes

Gudang di Kudus Terbakar, Ratusan Gulung Kertas Bernilai Puluhan Juta Ludes

Gudang di Kudus Terbakar, Ratusan Gulung Kertas Bernilai Puluhan Juta Ludes  – Kebakaran menempa satu gudang kertas di Kudus. Beberapa ratus gulungan kertas berharga beberapa puluh juta ludes dilalap barah.

Kebakaran gudang yang terdapat di di Dukuh Kauman RT 3 RW 4, Desa Hadiwarno, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah ini berlangsung seputar jam 13.30 WIB, Jumat (11/1/2019). Sampai jam 15.30 WIB proses pemadaman masih tetap berjalan. Tidak ada korban jiwa dalam momen ini. Akan tetapi kerugian diprediksikan lebih dari Rp 100 juta.

Gudang kertas adalah punya Hadi Nur Khamid, yang disebut masyarakat ditempat. Sejumlah besar bangunan gudang sangat terpaksa dirobohkan untuk mempermudah proses pemadaman. Beberapa ratus gulungan kertas berharga beberapa puluh juta ludes terbakar. Beberapa mesin serta alat kerja pun tidak lepas dilalap barah.

Saksi mata, Afif menuturkan, barah mulai muncul dari dalam gudang kertas. Tidak diduga saja barah cepat jadi membesar. Hal tersebut tidak terlepas dari gampangnya bahan kertas terbakar.

“Barah muncul dari dalam gudang. Gulungan kertas ya banyak yang terbakar,” kata Afif di tempat.

Sesaat menurut pemilik Hadi Nur Khamid, ia mendapatkan berita bila barah membakar bangunan gedung dari istrinya.

“Saya langsung ke gudang selesai ditelepon istri. Bangunan gudang kertas terbakar,” kata Hadi di tempat.

“Kerugiannya belumlah saya kalkulasi. Kertas yang terbakar ada tadi baru hadir nilainya Rp 50 juta ada. Belumlah yang terlebih dulu di gudang. Belumlah mesin serta bangunan yang turut terbakar, pun beberapa puluh juta” jelasnya.

“Barusan saya telah pastikan ke pekerja saya, apa barusan ada yang merokok di gudang? Pekerja jawab ke saya, tidak ada yang merokok. Tetapi saya menyangka jika waktu istirahat kerja, ada pekerja saya yang merokok. Dibuang puntungnya yang masih tetap menyala, di seputar gudang. Saya menyangka itu pemicu kebakaran,” kata Hadi.

Beberapa petugas BPBD, pemadam dari Djarum, polisi, TNI serta masyarakat pundak membahu mematikan barah di tempat. Terlihat Kapolsek Mejobo AKP Sartono memonitor tempat serta belumlah bersedia memberi info.

About admin