Home / Berita Umum / Dumeri Alias Salman Nuryanto Pupus Di Jatuhi Hukuman Penjara

Dumeri Alias Salman Nuryanto Pupus Di Jatuhi Hukuman Penjara

Dumeri Alias Salman Nuryanto Pupus Di Jatuhi Hukuman Penjara – Kasasi jaksa serta bos Pandawa Grup, Dumeri alias Salman Nuryanto pupus. Hasilnya, Dumeri diganjar hukuman 15 tahun penjara serta denda Rp 200 miliar. Kalau gak membayar denda, ditukar 6 bulan kurungan.

Perkara ini dimulai kala Dumeri menipu beberapa ribu nasabahnya yg berinvestasi di Pandawa Grup. Salman menjanjikan keuntungan diatas 10 % pada banyak nasabah, dimulai dari level anggota sampai tingkatan Leader, Gold, serta Diamond.

Tiap-tiap Leader dijanjikan keuntungan sebesar 20 % dari investasi nasabah. Bahkan juga beberapa Leader juga ikut berubah menjadi terduga karena turut melarikan investasi nasabah. Dumeri lantas dilaporkan ke polisi pada awal 2017 serta perkara itu berlanjut ke meja hijau.

Pada 11 Desember 2017, Pengadilan Negeri (PN) Depok menjelaskan Dumeri bersalah lakukan kejahatan perbankan. PN Depok menjatuhkan hukuman :

1. Pidana penjara saat 15 tahun.
2. Denda Rp 200 miliar.
3. Kalau gak membayar denda, ditukar kurungan 6 bulan.

Putusan itu dikuatkan Pengadilan Tinggi (PT) Bandung pada 28 Februari 2018. Atas vonis ini, jaksa serta Dumeri ajukan kasasi. Apakah kata MA?

” Tdk terima kasasi jaksa, menampik kasasi terdakwa, ” demikian kutip detikcom dari web MA, Senin (3/9/2018).

Masalah nomer 1208 K/PID. SUS/2018 itu diketok pada 14 Agustus 2018. Duduk jadi ketua majelis Salman Luthan dengan anggota Margono serta Sumardjiatmo. Putusan ini diatas tuntutan jaksa yg menuntut Dumari diganjar hukuman 14 tahun penjara serta denda Rp 100 miliar.

Vonis yg dijatuhkan ke Dumeri sesuai dengan UU Perbankan, adalah Kasus 46 ayat 1 yg berbunyi :

Siapa saja mengumpulkan dana dari penduduk berbentuk simpanan tiada izin usaha dari Pimpinan Bank Indonesia sama seperti disebut dalam kasus 16, diancam dengan pidana penjara sedikitnya 5 tahun serta sangat lama 15 tahun dan denda sedikitnya Rp 10 miliar serta sangat banyak Rp 200 miliar.

About admin