Home / Berita Umum / Dua Orang Di Tangkap Polisi Karena Masalah Penipuan Bermodus M-Kios

Dua Orang Di Tangkap Polisi Karena Masalah Penipuan Bermodus M-Kios

Dua Orang Di Tangkap Polisi Karena Masalah Penipuan Bermodus M-Kios – Polres Metro Jakarta Selatan (Jaksel) membuka masalah penipuan modus SMS berhadiah Rp 100 juta. Dua orang di tangkap, sesaat satu orang sekali lagi berinisial A yang disangka otak penipuan ini masih tetap diburu.

Wakapolres Metro Jaksel AKBP Budi Sartono menerangkan, tersangka berinisial RD serta AM memperlancar aksinya memakai beberapa perlengkapan termasuk juga modem, sim card serta handphone. Mereka kirim SMS dengan acak yang diisi iming-iming hadiah.

Lewat perlengkapan itu, ke-2 tersangka dapat dengan gampang kirim SMS ke beragam nomor handphone. Sekali SMS di kirim, SMS itu juga akan menyebar ke 2. 000 nomor dengan acak.

” Mereka menebar ke nomor-nomor dengan acak yang berisi lebih kurang korban itu memperoleh hadiah Rp 100 juta dalam rencana M-Kios, ” kata Wakapolres Metro Jaksel AKBP Budi di kantornya, Jalan Wijaya II, Kebayoran Baru, Jaksel, Jumat (11/5/2018) .

Telah ada beberapa ribu nomor handphone yang di kirim SMS penipuan oleh ke-2 tersangka, sampai beberapa korban terjerat serta balik menghubungi. Satu diantara korban seseorang warga di Mampang Prapatan yang tergiur hadiah disuruh mentransfer beberapa uang supaya hadiah Rp 100 juta diberi.

” Lebih kurang korban yang melapor ke kita inilah telah keluarkan, mentransfer lebih kurang Rp 9 juta serta Rp 11 juta (2 x transfer-red) , ” tutur AKBP Budi. Korban yang terasa ditipu melapor ke polisi.
” Sesudah kita memperoleh laporan, tim dari Polres metro Jakarta Selatan sesudah kita check, nyatanya aktor semua, handphonenya itu datang dari Sidrap, Sulawesi Selatan. Kami bekerja bersama dengan Polda Sulawesi Selatan, kami sukses menangkap operator-operator yang memanglah kirim SMS-SMS (penipuan) itu, ” sambungnya.

Ke-2 tersangka menggerakkan aksinya dari satu tempat tinggal kontrakan di lokasi Makassar, tempat mereka di tangkap pada Kamis (10/5) . RD serta AM adalah pengangguran, mereka belajar lakukan tindakan ini dengan belajar sendiri. Korban yang terlilit mereka rayu sampai lalu ingin mentransfer uang.
” Terutama yang inilah SMS-nya dalam rencana menang M-Kios yang hadiahnya yaitu 100 juta. Korban tertarik karna di websitenya juga mereka yang buat ini, ” katanya. Menurutnya, korban juga tertarik karna SMS berhadiah ini ada websitenya di internet. Keduanya mengakui beraksi memakai perlengkapan yang dibeli oleh bos mereka berinisial A yang saat ini jadi DPO. Menurut AKBP Budi beberapa aktor telah menggerakkan aksinya sekitaran tiga minggu. Selama ini mereka telah memperoleh pendapatan Rp 3 juta.

Ditambahkan AKBP Budi, pihaknya masih tetap lakukan pengembangan masalah ini. Terkecuali memburu A, polisi akan mengecek pihak-pihak berkaitan. Beragam tanda bukti dalam masalah ini seperti laptop, modem, sim card sampai handphone sudah diambil alih. Ke-2 tersangka sendiri sekarang ini ditahan. Mereka dijerat 378 KUHP mengenai Penipuan dengan ancaman pidana penjara maksimum 4 th..

About admin